Ngamprah, 17 Agustus 2025 – Semangat nasionalisme kembali berkobar di Kampung Sumurbor, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Warga RW 004 menggelar Upacara Bendera HUT RI ke-80 pada Minggu (17/8/2025) di area lapang RT 002 RW 004, tepat di bawah proyek KCIC di tengah absennya perayaan resmi tingkat desa. Acara yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 08.30 WIB ini berjalan dengan lancar, penuh khidmat, dan mendapat apresiasi besar dari masyarakat.
Upacara tersebut digagas oleh pengurus RW, RT, dan Karang Taruna RW 004 Kampung Sumurbor sebagai bentuk komitmen melestarikan tradisi sakral kemerdekaan, setelah dua tahun berturut-turut (2024–2025) peringatan 17 Agustus di Desa Cilame tidak diselenggarakan dalam bentuk upacara melainkan diganti dengan pertunjukan wayang golek.

Rangkaian upacara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Asep, Pimpinan Ponpes Al-Qur’an Subulus Salam Sumurbor, yang menambah kekhidmatan suasana. Petugas upacara diisi oleh pemuda-pemudi Kampung Sumurbor sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dengan Wahyu Muhamad Rizki bertugas sebagai Pemimpin Upacara, Asep Mulyana (Bendahara Karang Taruna RW 004) sebagai MC, serta Purn. Tatang Sutisna, Ketua RW 004, menjadi Pembina Upacara. Doa penutup dipimpin oleh Mama Ahmad Nahrowi, tokoh agama RW 004 yang juga memberikan suasana penuh keberkahan dalam jalannya acara.
Ketua RW 004, Purn. Tatang Sutisna atau akrab disapa Abah Tatang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga.
“Walaupun dalam keterbatasan, kegiatan sakral ini harus tetap dilaksanakan. Semua potensi masyarakat RW 04, khususnya pemuda-pemudinya, sangat luar biasa dalam menyukseskan acara ini. Saya harap generasi muda mempertahankan kegiatan ini sebagai tanggung jawab kita sebagai warga negara dan sebagai pelajaran bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 07, Mulyana, juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap peran pemuda.
“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa untuk Karang Taruna RW 04. Dengan kebersamaan, tenaga, dan pikiran yang dicurahkan, acara ini bisa berjalan sukses. Semoga ke depan semakin meriah, semakin kompak, dan semakin semangat,” ucapnya penuh haru.
Sekretaris Karang Taruna RW 004 sekaligus Ketua Humas Pemuda PUI KBB, Mujahidin H., S.Kom (Kang Adin), menegaskan pentingnya upacara bendera sebagai momentum menumbuhkan jiwa nasionalis.
“Upacara ini bukan sekadar acara tahunan, tetapi penghormatan kepada para pahlawan dan sarana mempererat silaturahmi warga. Harapan saya, kegiatan ini bisa menjadi pemantik agar Desa Cilame kembali mengadakan upacara bendera tingkat desa,” jelasnya.
Selain itu, Ust. Romdon, selaku Tokoh Pemuda, serta Ketua Bidang Pendidikan dan Agama Karang Taruna RW 004 Sumurbor, turut memberikan doa dan harapan agar kegiatan serupa terus berlanjut di masa depan.
“Alhamdulillah acara upacara HUT RI ke-80 telah dilaksanakan di Kampung Sumurbor RW 004 RT 002 Desa Cilame. Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang bisa lebih gebyar lagi. Terima kasih khususnya kepada Karang Taruna RW 04 yang telah berjuang menyukseskan acara dalam waktu singkat, juga kepada para donatur yang telah mensupport. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas semua kebaikan mereka,” tuturnya.
Upacara bendera HUT RI ke-80 di Kampung Sumurbor menjadi bukti nyata semangat gotong royong warga, khususnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun oleh desa maupun oleh masyakat, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menumbuhkan rasa nasionalisme, dan menghidupkan kembali tradisi 17 Agustus di Desa Cilame.










