pemudapuikbb.com Ngamprah-KBB. Pengurus Daerah Pemuda Persatuan Ummat Islam Kabupaten Bandung Barat (PD Pemuda PUI KBB) pada hari Sabtu (20/06/2026) menggelar Lokakarya Kaderisasi dan Pra TI1. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Fathima Al Hajiri Desa Tanimulya Kec. Ngamprah Kabupaten Bandung Barat.
Peserta yang hadir terdiri dari Pengurus Pemuda, Shofia Cahaya Bangsa, HIMA dan PD Wanita PUI Kabupaten Bandung Barat. Selain itu hadir juga dari perwakilan Pemuda PUI Kota Cimahi, HIMA PUI Komisariat UHS dan tamu undangan lainnya.
Narasumber yang hadir memberikan materi dalam lokakarya ini adalah Ustadz Imron dan Ustadz Tata mewakili bidang Rekrutmen dan Pembinaan Anggota (BRPA) DPP PUI. Hadir pula H. Iman Budiman, anggota Majelis Syuro dan penyusun buku panduan kaderisasi PUI.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan semangat dalam rekrutmen anggota baru PUI. Hal itu diungkapkan oleh Julhayadi Arya Puntara, S.Pd. (ketua PD Pemuda PUI KBB).
“Jadi kegiatan ini bertujuan agar seluruh entitas PUI baik itu DPD, Pemuda, Shofia Cahaya Bangsa, HIMA dan Wanita PUI sefrekuensi dan memiliki semangat yang sama untuk merekrut anggota baru PUI. Rekrutmen anggota baru PUI yakni melalui Training Intisab 1. Jika semuanya kompak maka cita-cita dan menjayakan PUI bisa kita realisasikan.”
Kang Jul sapaan akrabnya juga menyampaikan bahwa Pemuda PUI Bandung Barat bercita-cita untuk membantu target pencapaian rekrutmen DPP sebesar 10% dari 100% yang ditargetkan hingga tahun 2030. Dalam renstra dan misi PUI target rekrutmen hingga tahun 2030 minimal 10.000 anggota baru dan terekrut masuk PUI.
“Kami di KBB bertekad untuk membantu pusat (DPP) untuk menyelesaikan target rekrutmen. DPP menargetkan dalam misinya minimal merekrut anggota baru 10.000. Kami di Pemuda PUI KBB menargetkan 1.000 anggota baru. Sehingga kita bisa menuntaskan target 10% dari target pusat selesai di Bandung Barat.”
Sementara ustadz Tata selaku pemateri dari pusat menekankan agar pembinaan di tingkat pusat ingga daerah terintegarasi dan seirama. Pusat telah menetapkan pola pembinaan yakni dengan mengadakan Majelis Taklim Ishlah (MTI). Kegiatan pembinaan ini dilakukan bisa bervariasi yakni mingguan atau bulanan.
“Pembinaan dari pusat hingga paling bawah atau daerah diadakan MTI. Majelis Taklim Ishlah adalah instrumen pembinaan anggota PUI yang dapat memancarkan semangat untuk berdakwah dan menjadi ciri khas PUI. MTI inilah yang menjadi mesin atau roda untuk emnggerakkan jamaah-jamaah PUI. Dapat menyatukan dan menguatkan ukhuwah di antara meraka,” begitu pungkasnya.





